Sakit kepala bisa muncul di berbagai bagian kepala, termasuk area pelipis. Salah satu keluhan yang cukup sering dialami adalah sakit kepala di pelipis kanan. Rasa nyeri yang muncul bisa berupa sensasi berdenyut, menusuk, atau seperti ditekan, dengan tingkat keparahan yang berbeda pada setiap orang.
Dalam banyak kasus, sakit kepala di pelipis kanan tidak selalu menandakan kondisi yang berbahaya. Kurang tidur, stres, hingga ketegangan otot dapat menjadi penyebabnya. Namun, ada pula kondisi medis tertentu yang menyebabkan pelipis kanan sakit sehingga memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Agar tidak salah dalam menanganinya, simak penjelasan lengkap mengenai penyebab, faktor pemicu, cara mengatasi, hingga langkah pencegahannya berikut ini.
Apa Penyebab Sakit Kepala di Pelipis Kanan?
Ada berbagai kondisi yang dapat menyebabkan sakit kepala di pelipis kanan, mulai dari gangguan ringan hingga penyakit tertentu.
1. Migrain
Migrain merupakan salah satu penyebab paling umum dari sakit kepala di pelipis kanan. Nyeri biasanya hanya muncul pada satu sisi kepala dengan sensasi berdenyut. Selain itu, migrain sering disertai mual, muntah, serta lebih sensitif terhadap cahaya maupun suara.
Serangan migrain dapat berlangsung selama beberapa jam hingga beberapa hari apabila tidak ditangani dengan baik.
2. Sakit Kepala Tegang (Tension Headache)
Ketegangan pada otot leher, bahu, dan kepala dapat memicu sakit kepala di pelipis kanan. Kondisi ini biasanya terjadi akibat stres, kelelahan, atau posisi duduk yang kurang ergonomis dalam waktu lama.
Jika dibiarkan, pelipis kanan sakit bisa terasa semakin mengganggu terutama setelah bekerja seharian.
3. Cluster Headache
Cluster headache adalah jenis sakit kepala yang sangat nyeri dan biasanya menyerang satu sisi kepala. Sakit kepala di pelipis kanan akibat kondisi ini sering disertai mata berair, hidung tersumbat, dan wajah memerah pada sisi yang sama.
Walaupun jarang terjadi, rasa sakitnya dapat sangat intens.
4. Sinusitis
Peradangan pada rongga sinus dapat menyebabkan pelipis kanan sakit, terutama jika infeksi terjadi di sisi kanan wajah. Selain nyeri di pelipis, penderita biasanya mengalami hidung tersumbat, demam, dan tekanan di sekitar mata.
5. Gangguan Sendi Rahang (TMJ)
Gangguan pada sendi rahang dapat menjalar hingga ke area kepala. Akibatnya, sakit kepala di pelipis kanan dapat muncul saat mengunyah, menguap, atau membuka mulut terlalu lebar.
6. Arteritis Temporal
Arteritis temporal merupakan peradangan pembuluh darah di sekitar pelipis. Kondisi ini menyebabkan pelipis kanan sakit, terutama saat disentuh. Gejala lain yang mungkin muncul adalah gangguan penglihatan, demam ringan, dan rasa lelah.
Karena berisiko menyebabkan komplikasi serius, kondisi ini memerlukan penanganan medis segera.
Faktor Apa yang Memicu Pelipis Kanan Sakit?
Selain penyebab medis, beberapa kebiasaan sehari-hari juga dapat memicu pelipis kanan sakit atau membuat keluhan semakin sering kambuh.
Kurang Tidur
Kurang tidur membuat tubuh sulit beristirahat secara optimal sehingga meningkatkan risiko sakit kepala di pelipis kanan.
Stres Berlebihan
Stres dapat menyebabkan otot kepala dan leher menjadi tegang. Akibatnya, pelipis kanan sakit lebih mudah muncul, terutama setelah menjalani aktivitas yang padat.
Dehidrasi
Kurang minum air putih dapat mengurangi volume cairan tubuh sehingga memicu sakit kepala di pelipis kanan.
Terlambat Makan
Melewatkan waktu makan membuat kadar gula darah menurun. Kondisi ini menjadi salah satu pemicu pelipis kanan sakit, terutama pada penderita migrain.
Menatap Layar Terlalu Lama
Penggunaan komputer, laptop, atau ponsel dalam waktu lama dapat membuat mata lelah dan meningkatkan risiko sakit kepala di pelipis kanan.
Konsumsi Kafein Berlebihan
Terlalu banyak mengonsumsi kopi atau minuman berkafein, maupun menghentikannya secara tiba-tiba, dapat memicu pelipis kanan sakit pada sebagian orang.
Postur Tubuh yang Kurang Baik
Posisi duduk yang salah saat bekerja dapat menyebabkan ketegangan otot leher dan bahu sehingga memicu sakit kepala di pelipis kanan.
Bagaimana Cara Mengatasi Sakit Kepala di Pelipis Kanan?
Penanganan sakit kepala di pelipis kanan disesuaikan dengan penyebabnya. Namun, beberapa langkah berikut dapat membantu meredakan keluhan.
Beristirahat yang Cukup
Tidur selama 7–9 jam setiap malam dapat membantu tubuh pulih sekaligus mengurangi frekuensi sakit kepala di pelipis kanan.
Perbanyak Minum Air Putih
Jika disebabkan oleh dehidrasi, memenuhi kebutuhan cairan tubuh dapat membantu mengurangi pelipis kanan sakit.
Kompres Area Kepala
Kompres dingin atau hangat pada kepala dan leher dapat membantu mengurangi ketegangan otot penyebab sakit kepala di pelipis kanan.
Lakukan Peregangan
Peregangan ringan pada leher, bahu, dan punggung membantu mengurangi ketegangan otot yang sering menjadi penyebab pelipis kanan sakit.
Kelola Stres
Meditasi, latihan pernapasan, yoga, maupun aktivitas relaksasi lainnya dapat membantu menurunkan risiko sakit kepala di pelipis kanan.
Gunakan Obat Pereda Nyeri Bila Diperlukan
Obat seperti paracetamol atau ibuprofen dapat digunakan sesuai petunjuk apabila pelipis kanan sakit tidak kunjung membaik. Jika nyeri sering kambuh, sebaiknya konsultasikan ke dokter.
Kapan Nyeri di Pelipis Kanan Perlu Diperiksa?
Sebagian besar sakit kepala di pelipis kanan dapat membaik dengan istirahat dan perubahan gaya hidup. Namun, Anda perlu segera memeriksakan diri apabila mengalami kondisi berikut:
- Nyeri muncul secara tiba-tiba dan sangat hebat.
- Pelipis kanan sakit setelah benturan pada kepala.
- Disertai gangguan penglihatan.
- Mengalami kelemahan pada salah satu sisi tubuh atau sulit berbicara.
- Disertai demam tinggi dan leher terasa kaku.
- Nyeri berlangsung lebih dari beberapa hari atau semakin parah.
- Sakit kepala di pelipis kanan sering kambuh dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Pemeriksaan sejak dini dapat membantu dokter mengetahui penyebab keluhan sekaligus menentukan penanganan yang tepat.
Bagaimana Cara Mencegah Sakit Kepala di Pelipis Kanan?
Mencegah sakit kepala di pelipis kanan dapat dimulai dengan menerapkan pola hidup sehat setiap hari.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
- Tidur yang cukup dan teratur.
- Minum air putih sesuai kebutuhan tubuh.
- Menghindari kebiasaan melewatkan waktu makan.
- Membatasi konsumsi kafein dan alkohol.
- Berolahraga secara rutin minimal 30 menit setiap hari.
- Mengatur posisi duduk agar tetap ergonomis saat bekerja.
- Beristirahat sejenak setelah menggunakan komputer atau ponsel dalam waktu lama.
- Mengelola stres dengan baik agar pelipis kanan sakit tidak mudah kambuh.
Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu menjaga kesehatan tubuh sekaligus mengurangi risiko munculnya berbagai jenis sakit kepala.
Atasi Ketegangan Wajah Bersama Relaxology
Pada sebagian orang, sakit kepala di pelipis kanan dapat berkaitan dengan ketegangan pada area wajah, rahang, dan sekitar kepala akibat stres, kelelahan, atau aktivitas yang dilakukan dalam waktu lama. Oleh karena itu, selain menerapkan gaya hidup sehat, menjaga area wajah tetap rileks juga dapat membantu memberikan rasa nyaman.
Relaxology menghadirkan treatment Face Therapy, yaitu perawatan yang dirancang untuk membantu memberikan relaksasi pada otot wajah, meredakan ketegangan, serta membuat wajah terasa lebih segar dan rileks. Treatment ini cocok bagi Anda yang sering merasa tegang pada area wajah setelah bekerja, terlalu lama menatap layar, atau menjalani aktivitas yang padat.
Meski demikian, perlu diingat bahwa treatment Face Therapy bukanlah pengganti pemeriksaan medis. Jika sakit kepala di pelipis kanan disertai gejala berat, sering kambuh, atau tidak kunjung membaik, segera konsultasikan dengan dokter agar mendapatkan diagnosis dan penanganan yang sesuai. Dengan perawatan yang tepat serta tubuh dan wajah yang lebih rileks, Anda dapat kembali menjalani aktivitas dengan lebih nyaman.
